Kultum 7 Menit
Tema: Belajar Sabar dari Nabi Yusuf AS
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Alhamdulillahi rabbil ‘alamin…
Segala puji bagi Allah SWT…
Yang masih memberi kita napas…
Yang masih memberi kita kesempatan…
Untuk kembali kepada-Nya…
Shalawat dan salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad SAW…
Hadirin jamaah yang dirahmati Allah…
Hari ini…
Saya ingin mengajak kita merenung…
Tentang sabar…
Bukan sabar yang ringan…
Tapi sabar yang menguras air mata…
Sabar yang dijalani dalam kesendirian…
Dan kisah itu ada pada…
Nabi Yusuf AS
1. Ujian yang Datang dari Orang Terdekat
Hadirin…
Kadang ujian yang paling menyakitkan…
Bukan datang dari orang asing…
Tapi dari orang terdekat…
Nabi Yusuf masih sangat muda…
Masih seorang anak…
Namun saudara-saudaranya iri…
Dan iri itu membuat hati menjadi gelap…
Mereka membawa Yusuf…
Lalu…
Mereka melemparkannya ke dalam sumur…
Bayangkan…
Seorang anak…
Duduk sendirian…
Di dalam gelap…
Tidak ada ayah…
Tidak ada pelukan ibu…
Tidak ada yang bisa menolong…
Hanya ada air mata…
Dan hanya ada Allah…
2. Dari Kesendirian ke Kehinaan
Hadirin…
Yusuf diselamatkan…
Tapi bukan untuk kembali pulang…
Beliau justru dijual…
Seperti barang…
Dari seorang anak yang mulia…
Menjadi seorang budak…
Hidup berpindah tangan…
Tanpa pilihan…
Tapi Yusuf tidak berkata:
“Ya Allah, kenapa aku?”
Beliau diam…
Beliau sabar…
Karena beliau yakin…
Allah tidak pernah salah menulis takdir…
3. Difitnah Saat Berusaha Menjaga Diri
Ketika Yusuf dewasa…
Ujian itu belum selesai…
Beliau digoda…
Beliau difitnah…
Beliau dituduh…
Padahal beliau menjaga kehormatan…
Dan akhirnya…
Beliau dipenjara…
Bukan karena bersalah…
Tapi karena kebaikannya…
Hadirin…
Betapa beratnya…
Ketika kita benar…
Tapi tetap disalahkan…
Ketika kita menjaga diri…
Tapi malah dijatuhkan…
Yusuf mengalaminya…
4. Bertahun-tahun dalam Penjara…
Hadirin…
Penjara itu gelap…
Sepi…
Hari-hari berlalu…
Tahun demi tahun…
Dan Yusuf tetap sabar…
Beliau tidak putus asa…
Beliau tidak meninggalkan Allah…
Karena sabar bukan berarti tidak sakit…
Sabar adalah tetap bertahan…
Meski hati hampir patah…
5. Allah Tidak Pernah Tidur
Dan akhirnya…
Hadirin jamaah…
Allah membalikkan semuanya…
Dari sumur…
Ke istana…
Dari budak…
Menjadi pemimpin…
Dari yang dihina…
Menjadi dimuliakan…
Karena Allah berjanji:
“Sesungguhnya Allah tidak menyia-nyiakan pahala orang-orang yang sabar.”
(QS. Yusuf: 90)
Ujian Yusuf panjang…
Tapi Allah tidak pernah meninggalkan Yusuf…
6. Kesabaran Paling Tinggi: Memaafkan
Hadirin…
Bagian paling menggetarkan…
Adalah ketika Yusuf bertemu saudara-saudaranya…
Orang yang dulu membuangnya…
Orang yang dulu membuatnya menangis…
Dan Yusuf punya kuasa untuk membalas…
Tapi Yusuf tidak membalas…
Beliau berkata dengan suara yang lembut:
“Tidak ada cercaan atas kalian hari ini…”
Subhanallah…
Sabar melahirkan maaf…
Sabar melahirkan hati yang bersih…
Penutup (Hening & Menyentuh)
Hadirin yang dirahmati Allah…
Jika hari ini kita merasa sendiri…
Jika kita diuji oleh orang terdekat…
Jika hidup terasa seperti “sumur” yang gelap…
Ingatlah Yusuf…
Beliau pernah berada di titik paling bawah…
Tapi beliau tidak kehilangan Allah…
Dan selama Allah bersama kita…
Ujian tidak akan selamanya…
Sabar…
Karena setelah gelap…
Allah pasti datangkan terang…
Semoga Allah menjadikan kita termasuk hamba-hamba yang sabar…
Dan mengakhiri hidup kita dengan husnul khatimah…
Aamiin ya Rabbal ‘alamin…
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.