Kultum 7 Menit
Tema: Beriman — Cahaya di Tengah Gelapnya Hidup
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Alhamdulillahi rabbil ‘alamin…
Segala puji bagi Allah SWT…
Yang masih memberi kita satu nikmat besar malam ini…
Nikmat yang sering kita lupa…
Nikmat…
iman…
Shalawat serta salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad SAW…
Hadirin jamaah yang dirahmati Allah…
Malam ini…
Izinkan saya mengajak kita merenung…
Tentang sesuatu yang paling berharga dalam hidup…
Bukan harta…
Bukan jabatan…
Bukan popularitas…
Tapi…
iman di dalam hati…
1. Iman Itu Sering Kita Anggap Biasa
Hadirin…
Kadang kita hidup…
Bernafas…
Tertawa…
Bekerja…
Belajar…
Tapi kita lupa…
Bahwa semua itu tidak akan berarti…
Kalau hati kita jauh dari Allah…
Iman itu seperti cahaya…
Kalau cahaya itu padam…
Hidup terasa gelap…
Walaupun dunia terlihat terang…
2. Iman Itu Naik dan Turun
Hadirin…
Ada hari ketika iman kita kuat…
Shalat terasa ringan…
Al-Qur’an terasa indah…
Tapi ada hari…
Hati terasa kosong…
Ibadah terasa berat…
Doa terasa jauh…
Dan itu manusiawi…
Namun yang paling berbahaya…
Bukan iman yang turun…
Tapi iman yang dibiarkan hilang…
Karena iman harus dijaga…
Seperti kita menjaga api kecil…
Agar tidak padam…
3. Beriman Itu Tetap Percaya Saat Hidup Tidak Baik-Baik Saja
Hadirin…
Beriman bukan hanya saat hidup mudah…
Beriman bukan hanya saat doa cepat terkabul…
Beriman adalah ketika hidup terasa berat…
Ketika ujian datang…
Ketika air mata jatuh…
Tapi kita tetap yakin…
Allah melihat…
Allah mendengar…
Allah bersama kita…
Allah berfirman:
“Janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah…”
(QS. Az-Zumar: 53)
Iman adalah pegangan…
Saat kita hampir jatuh…
4. Dunia Akan Pergi, Tapi Iman Akan Menemani
Hadirin…
Suatu hari…
Kita semua akan kembali…
Kita akan meninggalkan rumah…
Meninggalkan keluarga…
Meninggalkan semua yang kita banggakan…
Saat itu…
Tidak ada yang ikut…
Selain amal…
Selain doa…
Selain iman…
Bayangkan…
Ketika kita terbaring…
Dan dunia mulai menjauh…
Yang paling kita butuhkan hanyalah…
Hati yang mengenal Allah…
5. Iman Itu Cahaya di Alam Kubur
Hadirin…
Kubur itu gelap…
Kubur itu sunyi…
Tidak ada teman…
Tidak ada suara…
Yang menerangi hanyalah iman…
Maka jangan biarkan iman kita lemah…
Jangan biarkan hati kita jauh…
Karena iman adalah bekal pulang…
Penutup (Hening dan Menyentuh)
Hadirin jamaah yang dirahmati Allah…
Mari kita diam sejenak…
Tarik napas perlahan…
Napas ini nikmat…
Dan nikmat ini bisa dicabut kapan saja…
Mari kita jaga iman kita…
Mari kita kembali kepada Allah…
Sebelum kita kembali tanpa bekal…
Semoga Allah menguatkan iman kita…
Menutup hidup kita dengan kalimat Laa ilaha illallah…
Dan mengumpulkan kita di surga-Nya…
Aamiin ya Rabbal ‘alamin…
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.