Kultum 7 Menit
Tema: Bersyukur, Nikmat yang Sering Kita Lupakan
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Alhamdulillahi rabbil ‘alamin…
Segala puji bagi Allah SWT…
Yang masih memberikan kita napas hari ini…
yang masih membangunkan kita dari tidur…
yang masih mengizinkan kita untuk sujud kepada-Nya…
Shalawat serta salam semoga selalu tercurah kepada Nabi Muhammad SAW, keluarga, sahabat, dan kita semua sebagai umatnya hingga akhir zaman.
Hadirin jamaah yang dirahmati Allah…
Pada kesempatan singkat ini, saya ingin mengajak kita semua merenung…
tentang satu kata yang sangat ringan di lisan…
Tapi sangat berat dalam kehidupan…
Syukur…
1. Kita Sering Lupa Bersyukur
Hadirin yang dirahmati Allah…
Kadang kita terlalu sibuk melihat apa yang belum kita punya…
- “Kenapa rezekiku belum banyak?”
- “Kenapa hidupku masih berat?”
- “Kenapa aku belum seperti orang lain?”
Sampai akhirnya kita lupa…
Bahwa hari ini saja, kita masih hidup… itu sudah nikmat yang luar biasa.
Coba bayangkan…
Berapa banyak orang yang kemarin masih bersama kita…
tapi hari ini sudah kembali kepada Allah…
Sementara kita…
Masih diberi kesempatan untuk berkata Alhamdulillah…
2. Nikmat Itu Baru Terasa Saat Hilang
Hadirin…
Sering kali nikmat itu tidak terasa…
Sampai nikmat itu dicabut…
Kita baru sadar nikmat mata… ketika tidak bisa melihat.
Kita baru sadar nikmat sehat… ketika terbaring sakit.
Kita baru sadar nikmat keluarga… ketika kehilangan.
Padahal Allah sudah mengingatkan:
“Jika kalian menghitung nikmat Allah, kalian tidak akan mampu menghitungnya.”
(QS. An-Nahl: 18)
Nikmat Allah terlalu banyak…
Tapi hati kita kadang terlalu sibuk mengeluh…
3. Syukur Itu Tanda Hati yang Hidup
Hadirin jamaah…
Syukur bukan hanya ucapan…
Syukur adalah hati yang sadar…
Bahwa apapun yang kita miliki…
Bukan karena kita hebat…
Tapi karena Allah sayang…
Allah berfirman:
“Apa saja nikmat yang kalian miliki, semuanya dari Allah.”
(QS. An-Nahl: 53)
Kalau hari ini kita masih bisa makan…
Itu kasih sayang Allah…
Kalau hari ini kita masih bisa tersenyum…
Itu rahmat Allah…
Kalau hari ini kita masih bisa shalat…
Itu hidayah Allah…
4. Syukur Membuat Hidup Terasa Cukup
Hadirin yang dirahmati Allah…
Ada orang yang hartanya sedikit…
Tapi hatinya tenang…
Karena dia bersyukur…
Ada orang yang hartanya melimpah…
Tapi hidupnya gelisah…
Karena hatinya tidak pernah merasa cukup…
Rasulullah SAW bersabda:
“Bukanlah kaya itu karena banyaknya harta, tetapi kaya adalah kaya hati.”
(HR. Bukhari dan Muslim)
Syukur itu membuat hati kaya…
Syukur itu membuat hidup lapang…
5. Syukur dengan Cara yang Sederhana
Hadirin…
Syukur itu sederhana…
Ketika bangun tidur, ucapkan:
Alhamdulillah…
Ketika diberi makanan, katakan:
Alhamdulillah…
Ketika diuji, katakan:
Alhamdulillah… masih Allah ingatkan aku…
Karena orang yang bersyukur…
Dia tahu…
Di balik setiap nikmat ada kasih sayang Allah…
Dan di balik setiap ujian pun ada cinta Allah…
Penutup
Hadirin jamaah yang dirahmati Allah…
Mari kita berhenti sejenak…
Tarik napas…
Dan sadari…
Kita masih hidup…
Kita masih diberi kesempatan…
Kita masih bisa menyebut nama Allah…
Itu nikmat yang mungkin orang lain sudah tidak punya…
Semoga Allah menjadikan kita hamba yang pandai bersyukur…
Bukan hanya saat bahagia…
Tapi juga saat air mata jatuh…
Karena syukur adalah tanda iman…
Aamiin ya Rabbal ‘alamin…
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.